PERTARUHAN HIDUP MATI SEORANG IBU 

Adalah sebuah pertaruhan antara hidup dan mati bagi seorang ibu sewaktu melahirkan kita. Namun kadang kala kita tak menyadari betapa besar jasa dan perjuangannya dalam membawa kita kedunia ini. Keberhasilan dan kebahagiaan kita saat ini tidak mungkin terlepas dari perjuangan, pengorbanan seorang ibu.

Ketika itu, ia rela berkorban dan mempertaruhkan nyawanya demi kelahiran sang buah hati ke dunia ini. Ketika kita, anaknya lahir ke dunia ini maka seorang ibu akan terlihat senyuman yang sangat bahagia di wajahnya, senyuman yang tulus dari seorang ibu. Jasa dan pengorbanan yang dia berikan tidak hanya sewaktu melahirkan. Masih banyak dan bahwa tak bisa dinilai dengan apapun perjuangannya terhadap kita.

Kasih sayang dari seorang ibu begitu nyata dan tulus. Ia tidak pernah memikirkan dirinya sendiri, karena yang ada dipikirannya hanya anak, anak dan anak saja. Bahkan ia pun tidak segan-segan bekerja keras membanting tulang hanya demi memenuhi semua keinginan sang anak.

Tugasnya pun tidaklah mudah, ia harus mendidik, merawat dan membesarkan anaknya sekaligus ia pun harus mengurus keperluan rumah tangga yang lainnya. Namun meskipun begitu, ia tidak pernah mengeluh sama sekali. Justru semuanya itu ia lakukan dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab yang begitu besar.

Kasih yang paling tulus di dunia ini mungkin juga kasih seorang ibu kepada anaknya. Kasih seorang ibu tentunya tidak akan pernah ada akhirnya. Kasih sayangnya sepanjang masa, besarnya cinta yang dimiliki tidak bisa dihitung atau diukur dengan apapun.

Nah, sahabat jika dulu ialah yang selalu memegang erat, memeluk kita dan memenuhi semua yang kita inginkan, maka saat ini kitalah yang harus melakukan itu semua untuk dirinya. Ingatlah tanpa dirinya mungkin kita tidak akan bisa seperti sekarang ini. Do’anya dan air mata yang penuh pengharapan telah mengantarkan kita sampai pada titik ini.

Kita mungkin tidak bisa membalas semua pengobanan, perjuangan dan jasa yang telah diberikan oleh ibu kita. Namun, setidaknya kita telah memberikan kasih sayang yang tulus seperti yang ia berikan kepada kita. Peluklah ibu kita masing-masing, minta maaf atas segala yang pernah kita lakukan dan meminta ridhonya adalah jalan bagi kita untuk mencapai kebahagiaan.